PROGRAM KERJA BALAWISTA PANGANDARAN

PROGRAM KERJA BALAWISTA PANGANDARAN

BALAWISTA / LIFEGUARD PANGANDARAN KAB.PANGANDARAN
PERIODE 2016 – 2019

  1. Mengadakan pengawasan sistematis terhadap para pengunjung/wisatawan pantai dan kegiatan pantai lainnya;
  2. Memberikan penerangan dan informasi kepada para pengunjung/wisatawan mengenai lokasi laut yang aman untuk berenang, lokasi laut yang berarus, lokasi laut yang berbahaya dan tata tertib di pantai serta penempatan rambu-rambu/peringatan-peringatan lainnya di objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
  3. Menjaga keselamatan pengunjung/wisatawan yang berenang di laut/pantai objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
  4. Mengarahkan para pengunjung/wisatawan yang berenang di daerah berbahaya ke daerah aman untuk mendapat pengawasan khusus serta memberikan tanda-tanda/rambu-rambu dengan bendera yang berwarna merah dan kuning;
  5. Memberikan pertolongan baik preventive atau kuratif terhadap para pengunjung/wisatawan yang mendapat kecelakaan di objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
  6. Melakukan pertolongan kepada para pengunjung/wisatawan, nelayan dan masyarakat sekitar yang mendapat kecelakaan.
  7. Melakukan ekstra penjagaan di malam hari apabila diperlukan terutama pada setiap musim liburan sekolah, liburan hari raya dan liburan lainnya.
  8. Ikut serta dengan warga masyarakat terutama dalam pelayanan transportasi yaitu bagi masyarakat yang meninggal dalam hal mengantar jenazah ke tempat pemakaman khususnya bagi keluarga kurang mampu.
  9. Melakukan latihan rutin berupa latihan renang di kolam maupun di laut dan latihan teknik pertolongan di pantai/laut dalam upaya menuju personil Lifeguard yang professional.
  10. Bersama intansi terkait melakukan pelatihan khususnya di bidang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).
  11. Berupaya melakukan kerja sama dengan pihak Asuransi dalam hal memberikan jaminan jiwa dan jaminan hari tua bagi para pengurus dan anggota Balawista.
  12. Pengiriman personil/anggota untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan dengan standar internasional di Bali.
  13. Pengiriman personil/anggota untuk pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Propinsi atau Pemerintah Daerah Kabupaten.
  14. Ikut serta bersama-sama masyarakat dan Pemerintah baik Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis dalam upaya pengembangan wisata bahari / wisata tirta di wilayah Kabupaten Ciamis.
  15. Menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan mulai dari tingkat dasar maupun professional guna peningkatan kualitas kerja.
  16. Menyelenggarakan kegiatan out bond dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bersifat promosi yang bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan Balawista baik kepada para pengunjung maupun kepada masyarakat luas sehingga masyarakat atau para wisatawan dalam melakukan aktifitas akan merasa aman dan nyaman.
  17. Melakukan perekrutan dan penerimaan anggota baru untuk memenuhi wilayah kerja yang cukup luas dengan penempatan personil di Pantai Pangandaran, Pantai Batuhiu, Green Canyon dan Pantai Batukaras yang direncanakan penambahan personil dari anggota yang ada sementara sekarang berjumlah 30 Orang.
  18. Menyelenggarakan penghijauan pantai, dengan cara menanam pohon yang tumbuh besar yang dapat menahan/menjaga erosi pantai.
  19. Melakukan Pelatihan rutin dengan event – event / olah raga Pantai seperti,Beach Sprint, Beach Flags, Run – Swim – Run, Board Race bagi para Anggota Lifeguard setiap bulan antar Pos jaga.
  20. Melakukan Pembinaan atau Pelatihan kepada siswa/siswi SMK Kelautan tentang ilmu – ilmu Penyelamatan / Lifeguard di pantai.serta meng ikut serta kan mereka di kala ada Penjagaan Hari – hari besar Nasional ataupun libur sekolah.
  21. Menyelenggarakan Pelatihan dan Pendidikan Tingkat Internasional dengan Instruktur dari Balawista Pangandaran, Balawista Badung Bali, dan Surf Life Saving Australia / ILS. yang di adakan setiap setahun sekali di Pangandaran.
  22. Menyelenggarakan diklat lanjutan bronze medalion 2016 dan mengikuti kompetisi balawista di palabuhanratu pada bulan oktober 2016.
  23. Memberikan diklat training kepada obyek wisata bahari yang berada di kabuapten pangandaran diantaranya : pantai karapyak, pantai pangandaran, pantai batuhiu, citumang, greencanyon, santirah, pantai madasari dll
  24. Mengangkat anggota tambahan dari 30 orang menjadi sebanyak 50 orang bagi anggota lifeguard baik di pangandaran ataupun di luar pantai pangandaran
  25. Latihan rutin setiap hari sabtu di pantai dan setiap hari senin di kolam renang pantai indah resort timur
  26. Meningkatkan kerjasama dalam hal diklat dengan ISLA yang bermarkas di Pantai Huntington Beach USA
  27. Bekerjasama dengan Kemenko bidang Kemaritiman Jakarta dan BMD Northcliffe Australia SLSA
LATARBELAKANG

LATARBELAKANG

Indonesia adalah sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari wilayah perairan. Wisata maupun olahraga air adalah salah satu dari sekian banyak alternative wisata maupun olahraga yang diminati banyak orang. Pantai Pangandaran merupakan andalan wisata destinasi andalan jawa barat yang mempunyai wisata air bukan hanya pantai tetapi alam pegunungan yang memberikan nuansa dengan daerah wisata lainya. Para wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik, menjadikan pantai sebagai tempat untuk bermain, berwisata, bersenda gurau, berdagang, menawarkan pijat, olahraga di laut seperti surfing, diving, dan snorkling atau sekedar bersantai menikmati keindahan pemandangan yang ada.

Namun disamping itu kegiatan wisata tirta wisata bahari yang dilaksanakan pada kawasan perairan maupun pesisir pantai selatan khususnya pantai pangandaran, kerap kali menimbulkan kecelakaan yang menimpa wisatawan.oleh karena itu dipangandaran pada tahun 1995 dibentuknya Balawista ( badan penyelamat wisata tirta ) dan pertama kalinya diklat tersebut dilaksanakan oleh Balawista Badung Bali serta kerjasama dengan Menparpostel dan Kementrian Tenaga kerja indonesia dan sudah dilakukan diklat lainya menyesuaikan dengan situasi dan keadaan sekarang. Dalam pengamanan kegiatan wisata bahari sangat ditentukan oleh keandalan petugas penyelamat pantai dan pemerintah perlu merekrut petugas penyelamat pantai yang andal sehingga lebih sigap mengantisipasi kecelakaan wisatawan di pantai.

Meskipun balawista di kabupaten pangandaran lebih baik dibandingkan dengan balawista kabupaten lain khususnya di Jawa Barat, namun untuk standar balawista hal ini masih dinilai kurang seperti misalnya belum ada kolam renang berstandar internasional yang biasa digunakan untuk latihan ataupun kejuaraan, belum tersedianya fasilitas kebugaran sebagai fasilitas pendukung kebugaran bagi petugas Balawista, serta kurang dalam hal peralatan yang mendukung kegiatan penyelamatan, serta belum ada Rumah Sakit besar sebagai pendukung untuk menangani setiap kecelakaan berat ataupun kecil.

Perlu adanya sebuah perencanaan dan perancangan sebuah bangunan sebagai markas sekaligus pusat pelatihan balawista yang berskala nasional dan memiliki standar internasional. Pusat balawista tersebut memiliki fasilitas yang memadai dan memenuhi kebutuhan ruang yang diperlukan. Selain itu markas dan pusat pelatihan ini dapat menjadi tempat yang mampu menunjang pengembangan potensi yang ada pada balawista pangandaran saat ini maupun dimasa mendatang.

Balawista adalah Badan Penyelamat Wisata Tirta yang mempunyai tugas sebagai pengawas/pemantau dan penjagaankepada parapengunjung/wisatawan yang melakukan kegiatanwisata bahari, melakukan tindakan preventife (pencegahan) dan refresif (setelahkejadian) dengan pencarian korban yang tenggelam. serta memberikan informasi tentang daerah aman untuk berenangdan daerah di larangberenang.

Semua anggota Balawista telah mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang penyelamatan di pantai dan 3 (tiga) anggota Balawista telah mendapatkan sertifikat Instruktur di Bali, dengan standar ILS / Internasional Life Saving Australia. dan satu orang sebagai asesor balawista nasional

Selain menekan angka kecelakaan di pantai dan sekitarnya dengan cara memberikan pengawasan, himbauan dan pertolongan terhadap para pengunjung/wisatawan, anggota Lifeguard Balawista dituntut pula untuk dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung/wisatawan sehingga akan membantu pula dalam promosi wisata yang pada akhirnya tingkat kunjungan wisatawan ke Pantai Pangandaran, Pantai Batuhiu, pantai karapyak/bagolo, Green Canyon dan Pantai Batukaras akan terus meningkat.ini terbukti semenjak berdirinya Balawista dari tahun ke tahun angka kecelakaan menurun, dan pengunjung/wisatawan untuk datang ke pantai Pangandaran semakin meningkat.

MAKSUD DAN TUJUAN

MAKSUD DAN TUJUAN

  1. Mengadakan pengawasan sistematis terhadap para pengunjung/wisatawan pantai dan kegiatan pantai lainnya;
  2. Memberikan penerangan dan informasi kepada para pengunjung/wisatawan mengenai lokasi laut yang aman untuk berenang, lokasi laut yang berarus, lokasi laut yang berbahaya dan tata tertib di pantai serta penempatan rambu-rambu/peringatan-peringatan lainnya di objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
  3. Menjaga keselamatan pengunjung/wisatawan yang berenang di laut/pantai objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
  4. Mengarahkan para pengunjung/wisatawan yang berenang di laut ke daerah aman untuk berenang dan mendapat pengawasan khusus serta memberikan tanda-tanda/rambu-rambu dengan bendera yang berwarna merah dan kuning;
  5. Memberikanpertolonganbaikpreventive ataukuratifterhadapparapengunjung/wisatawan yang mendapatkecelakaan di objekwisataPangandarandansekitarnya;
  6. Menjunjung tinggi disiplin dan tata tertib organisasi;
  7. Bekerja sama saling menguntungkan dengan
    pihak Sponsor / perusahaan.

NAMA KEGIATAN
“ Kegiatan Pengawasan dan Pengamanan Pantai Pangandaran, Pantai Batuhiu, pantai karapyak/bagolo,Green Canyon dan Pantai Batukaras Tahun Anggaran 2018”

WILAYAH KERJA
Pada tahun 2006 dan tahun-tahun sebelumnya Wilayah kerja Balawista Pangandaran Kabupaten Pangandaran hanya di Pantai Pangandaran dan Pantai Batukaras.
Namun pada tahun 2009 telah dilakukan perluasan wilayah kerja yang meliputi wilayah pantai yang berada di Kabupaten Pangandaran yang disertai penempatan personil/petugas jaga Lifeguard di 5 (empat) wilayah objek wisata yaitu Pantai Pangandaran, Pantai Batuhiu, pantai Karapyak/Bagolo(out post patroli)Green Canyon dan Pantai Batukaras.

Dalam menjalankan tugas penjagaan, pengawasan, pemantauan dan penyelamatan kepada para pengunjung/wisatawan yang melakukan kegiatan di air, anggota Lifeguard Balawista berupaya siap setiap hari (hari Senin sampai dengan hari Minggu) dengan jam kerja selama 11 jam pada setiap harinya yaitu mulai dari jam 06.00 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dengan system jadwal penjagaan yang diatur sedemikian rupa sehingga pada setiap saat petugas selalu siap membantu apabila dibutuhkan.

PELAKSANA KEGIATAN
Kegiatanpenanganandanpenjagaankeselamatanparapengunjung/wisatawanPantaiPangandaran, PantaiBatuhiu, pantaikarapyak/bagolo, Green Canyon danPantaiBatukarassepenuhnyadilakukanolehpersonil Lifeguard BalawistaPangandaran (daftaranggotadansusunanorganisasiterlampir) berkoordinasi, sertadukungandanbantuandaripersonil TNI AL, PolisiPerairan, PolisiPariwisata/PenjagaPantai(Polsekpangandaran),Rumahsakit/Puskesmas.
Susunan pengurus dan daftar anggota Lifeguard Balawista terlampir.

PROGRAM KEGIATAN
1. Pengawasandanpenjagaankeselamatanpengunjung/wisatawanPantaiPangandaran, PantaiBatuhiu, GreenCanyondanPantaiBatukaras yang dilakukansetiaphari.
2. Melakukan ekstra penjagaan di malam hari apabila diperlukan terutama pada setiap musim liburan sekolah, liburan hari raya dan liburan lainnya.
3. Melakukan pertolongan kepada para pengunjung/wisatawan, nelayan dan masyarakat sekitar yang mendapat kecelakaan.
4. Ikut serta dengan warga masyarakat terutama dalam pelayanan transportasi yaitu bagi masyarakat yang meninggal dalam hal mengantar jenazah ke tempat pemakaman khususnya bagi keluarga kurang mampu.
5. Melakukan latihan rutin berupa latihan renang di kolam maupun di laut dan latihan teknik pertolongan di pantai/laut dalam upaya menuju personil Lifeguard yang professional.
6. Bersama intansi terkait melakukan pelatihan khususnya di bidang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).
7. Berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan pengurus dan anggota sehingga dalam menjalankan tugasnya para anggota akan semakin sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab.
8. bekerja sama dengan Pihak Sponsor/perusahaan dengan timbal balik salingmenguntungkan dengan menjual produk ataupun pemasangan iklan,umbul2,spanduk dll.
9. Pengiriman personil/anggota untuk pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Propinsi atau Pemerintah Daerah Kabupaten.
10. Bekerja sama dengan pihak Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaranataupun Pihak Sponsor/perusahaanyang salah satunya berupa penempatan papan informasi di pantai dan setiap Hotel dan Restoran tentang peta pantai ataupun rambu2 /himbauan kepada masyarakat/wisatawan yang berkunjung ke pantai.
11. Ikut serta bersama-sama masyarakat dan Pemerintah baik Pemerintah Propinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran dalam upaya pengembangan wisata bahari / wisata tirta di wilayah Kabupaten Pangandaran.
12. Menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan mulai dari tingkat dasar maupun professional/Tk.Bronze guna peningkatan kualitas kerja.
13. Menyelenggarakankegiatan out bond dankegiatanlainnya yang bersifatpromosi yang bertujuanuntukmemperkenalkankeberadaanBalawistadengandukunganpihaksponsor/perusahaan, baikkepadaparapengunjungmaupunkepadamasyarakatluas.
14. Melakukanperekrutandanpenerimaananggotabaruuntukmemenuhiwilayahkerja yang cukupluasdenganpenempatanpersonil di PantaiPangandaran, PantaiBatuhiu, GreenCanyondanPantaiBatukaras yang direncanakanpenambahanpersonil

15. Melakukan Penyebaran ilmu balawista dengan menyelenggarakan diklat balawista dengan target pemandu obyek wisata destinasi air di wil kab pangandaran

SISTEM PENGAWASAN DAN PENYELAMATAN
Pengawasan dan penjagaan keselamatan para pengunjung/wisatawan yang melakukan aktifitas di laut dan sekitarnya yang difokuskan pada lokasi berenang dengan penempatan pos jaga yang ditempatkan di :

  • Pantai Pangandaran : penempatan 5 (lima) buah Pos Jaga disepanjang pantai dan 1 (satu) Pos Jaga yang berfungsi sebagai pusat informasi (central voice).
  • Pantai Batuhiu : penempatan 1 (satu) buah Pos Jaga yang sekaligus sebagai pusat informasi.
  • Pantai karapyak/bagolo : penempatan 1 (satu) buah pos jaga di sekitar lokasi di larang untuk berenang.(out pos patroli)
  • Green Canyon : penempatan 1 (satu) buah Pos Jaga di sekitar lokasi renang.
  • Pantai Batukaras : penempatan 1 (satu) buah Pos Jaga disekitar pantai yang berfungsi pula sebagai pusat informasi.
  • Pantai Madasari : penempatan 1 (satu) buah Pos Jaga disekitar pantai yang berfungsi pula sebagai pusat informasi
  • Adanya Lifeguard tambahan di Obyek Destinasi Air seperti, Citumang. Ciwayang, Jogjogan, Santirah, dan lainnya