About Us

A. NAMA LEMBAGA
SATGAS BALAWISTA ( Penyelamat Wisata Tirta ) KABUPATEN PANGANDARAN  ( SURF LIFE SAVING OF PANGANDARAN )

B. INFORMASI UMUM
Alamat : Jalan Pantai Barat No.33 Desa Pangandaran Kec Pangandaran
Kab pangandaran kode pos 46396
Telp/fax : (0265) 630179
Email :balawista_pangandaran@yahoo.com.au / asep_balawista@yahoo.com.au

Contact person :
Haerudin +6285221772523 / WA (Ketua)
Asep Kusdinar S.IP +6285223723731 /WA (Sekretaris)

C. SEJARAH SATGAS BALAWISTA PANGANDARAN
Kita tahu semua perkembangan pariwisata dipangandaran cukup berkembang dengan pesat. Seiring dengan perkembangan pariwisata munculah para pelaku bisnis yang intinya ingin mendapat keuntungan dari pariwisata. Mereka tidak pernah memikirkan tentang keamanan dan kenyamanan wisata yang sedang melakukan aktifitas baik di darat maupun dilaut. Sering sekali menelan korban hingga meninggal dunia, dan belum ada upaya dari untuk menekan angka kecelakaan, maka berkat kepekaan dari Balawista Bali ( badan penyelamat wisata tirta ), mereka mencoba menawarkan diri untuk bisa memberikan atau mengadakan pelatihan Balawista
( Lifeguard ) khususnya di wilayah perairan pangandaran dan alhamdulilah disambut baik oleh Departemen Pariwisata pos telekomunikasi direktorat jenderal pariwisata bekerjasama dengan departemen tenaga kerja direktorat jenderal pembinaan tenaga kerja. Yang diselenggarakan pada tanggal 12 s.d 21 maret 1995 dipantai pangandaran yang diikuti kurang lebih 60 orang yang terdiri dari kesatuan TNi,AL,Polairud dan pemuda setempat. Baru setelah itu kami membentuk organisasi LSM yang disebut Balawista pangandaran dan pada tanggal 18-12-1996, dan SK Bupati Nomor : 556./SK.427-Huk / 1996, Sk Bupati sampai sekarang termasuk dari Kementrian Pariwisata dan Tenaga Kerja Nomor : 331.6 /Kpts.21.A-Huk.Org/2013 pada tanggal 15 agustus 2013. SK terlampir dan pada tahun 2002 baru di akte notaris kan dengan nomor : 2 tahun 2002
– SK BUPATI CIAMIS NO : 556.1/SK.427-HUK/1996
– SK BUPATI CIAMIS NO : 556/Kpts.283-Huk/2003
– SK BUPATI CIAMIS NO : 556/Kpts.270-Huk/2007
– SK BUPATI PANGANDARAN No : 331.6/Kpts.21.A-Huk.Org/2013
– SK BUPATI PANGANDARAN NOMOR : 556/Kpts.142-Huk./2017
– SK BUPATI PANGANDARAN NOMOR : 556/Kptsn 136-Huk/2019
D. LATAR BELAKANG SATGAS BALAWISTA PANGANDARAN
Berdirinya Balawista dulu beranggotakan para pemuda setempat yang berdomisili dan berjiwa social tinggi karena melihat waktu banyak sekali laka laut dipantai berjumlah banyak dan mereka lebih diutamakan kepada pelayanan social, tapi seiring dengan semakin meningkatnya kunjungan wisata ke pangandaran maka perlu di dukung oleh tenaga professional guna lebih meningkatkan pelayanan keamanan, pengamanan pertolongan serta pencarian apabila terjadi laka laut. Sehingga pada tahun 1995 dibentuklah organisasi kemanusian yakni Balawista Pangandaran nama tersebut diambil setelah balawista badung bali memberikan training di pangandaran, dan setelah adanya balawista di pangandaran tingkat kecelakaan di pantai pangandaran dapat di tekan setiap tahunnya, walaupun dengan keterbatasan personil, dan peralatan serta biaya di kala itu tidak ada bantuan baik dari sponsor maupun pemerintah setempat.

E. PROGRAM YANG TELAH DILAKSANAKAN

  1. Mengadakan pengawasan sistematis terhadap para pengunjung/wisatawan pantai dan kegiatan pantai lainnya;
  2. Memberikan penerangan dan informasi kepada para pengunjung/wisatawan mengenai lokasi laut yang aman untuk berenang, lokasi laut yang berarus, lokasi laut yang berbahaya dan tata tertib di pantai serta penempatan rambu-rambu/peringatan-peringatan lainnya di objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
  3. Menjaga keselamatan pengunjung/wisatawan yang berenang di laut/pantai objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
  4. Mengarahkan para pengunjung/wisatawan yang berenang di daerah berbahaya ke daerah aman untuk mendapat pengawasan khusus serta memberikan tanda-tanda/rambu-rambu dengan bendera yang berwarna merah dan kuning;
  5. Memberikan pertolongan baik preventive atau kuratif terhadap para pengunjung/wisatawan yang mendapat kecelakaan di objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
  6. Melakukan pertolongan kepada para pengunjung/wisatawan, nelayan dan masyarakat sekitar yang mendapat kecelakaan.
  7. Melakukan ekstra penjagaan di malam hari apabila diperlukan terutama pada setiap musim liburan sekolah, liburan hari raya dan liburan lainnya.
  8. Ikut serta dengan warga masyarakat terutama dalam pelayanan transportasi yaitu bagi masyarakat yang meninggal dalam hal mengantar jenazah ke tempat pemakaman khususnya bagi keluarga kurang mampu.
  9. Melakukan latihan rutin berupa latihan renang di kolam maupun di laut dan latihan teknik pertolongan di pantai/laut dalam upaya menuju personil Lifeguard yang professional.
  10. Bersama intansi terkait melakukan pelatihan khususnya di bidang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).
  11. Berupaya melakukan kerja sama dengan pihak Asuransi dalam hal memberikan jaminan jiwa dan jaminan hari tua bagi para pengurus dan anggota Balawista.
  12. Pengiriman personil/anggota untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan dengan standar internasional di Bali.
  13. Pengiriman personil/anggota untuk pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Propinsi atau Pemerintah Daerah Kabupaten.
  14. Ikut serta bersama-sama masyarakat dan Pemerintah baik Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis dalam upaya pengembangan wisata bahari / wisata tirta di wilayah Kabupaten Ciamis.
  15. Menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan mulai dari tingkat dasar maupun professional guna peningkatan kualitas kerja.
  16. Menyelenggarakan kegiatan out bond dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bersifat promosi yang bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan Balawista baik kepada para pengunjung maupun kepada masyarakat luas sehingga masyarakat atau para wisatawan dalam melakukan aktifitas akan merasa aman dan nyaman.
  17. Melakukan perekrutan dan penerimaan anggota baru untuk memenuhi wilayah kerja yang cukup luas dengan penempatan personil di Pantai Pangandaran, Pantai Batuhiu, Green Canyon dan Pantai Batukaras yang direncanakan penambahan personil ini sebanyak 12 (dua belas) orang
  18. Menyelenggarakan penghijauan pantai, dengan cara menanam pohon yang tumbuh besar yang dapat menahan/menjaga erosi pantai.
  19. Dari tahun 2000 s.d sekarang melakukan pendidikan dan pelatihan terhadap siswa/siswi SMKN kelautan setiap hari rabu
  20. Pada tahun 2000 balawista pangandaran mengirimkan 5 anggotanya untuk mengikuti diklat bronze surf award di bali. Selama 10 hari dan berhasil mendapatkan sertifikat bronze medallion
  21. Pada bulan oktober 2001 balawista pangandaran kembali mengirimkan anggotanya sebanyak 3 orang ke bali untuk mengikuti diklat instruktur selama 10 hari di bali dengan instruktur Australia dan bali.
  22. Pada bulan November 2001 balawista pangandaran menggelar diklat lifeguard pertama kalinya di pangandaran dengan sertifikat bronze dengan mengikut sertakan peserta baik dari local maupun luar pangandaran berbagai kota di jawa barat.
  23. Memberikan penerangan dan informasi kepada pihak pihak sekolah diantaranya sekolah TK Al Rissalah pangandaran
  24. Pada tanggal 13 – 14 mei 2013 mengadakan pendidikan dan pelatihan lifeguard tingkat pra – dasar dari Disbudpar Garut selama 2 hari di pantai pangandaran
  25. Pada tanggal 25-26 mei 2013 mengikuti kompetisi baywatch 2013 di pelabuhan ratu, sukabumi jawa barat
  26. Pada tanggal 29 juni s.d 01 Juli 2013 memberi Diklat kepada SAR Parangtritis bantul selama 3 hari di pantai parangtritis
  27. Pada bulan mei 2013 telah di sahkan pembentukan Balawista di pantai widara payung , Kabupaten Cilacap Jawa tengah
  28. Pada tahun 2010 memberikan DIKLAT ke pulau Bintan khususnya ke hotel resort yang mempunyai kolam dan pantai.
  29. Dan masih banyak kegiatan kami termasuk kompetisi lifeguard yang selalu diselenggarakan di jawa ataupun bali setiap tahunnya.
  30. Mendapatkan diklat asesor balawista dari kementrian pariwisata pada bulan juli 20143 dan pada tahun yang sama SKKNI tersebut telah disahkan oleh kementrian tenaga kerja RI dengan no 336 tahun 2013 dan pada tahun 2015 mendapatkan SK pelaksana dari kementrian pariwisata dengan peraturan mentri pariwisata RI no 11 tahun 2015
  31. Pada tanggal 5-6-7 Januari 2016 Melakukan kerjasama dengan ISLA ( Internasional Surf Lifesaving Association ) dengan menggelar diklat / training lifeguard pada bulan Januari 2016 dengan 12 instruktur dari Negara USA, Ireland, Canada dan Australia. Dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang dari berbagai daerah obyek wisata bahari di kab pangandaran.
  32. Pada Tanggal 5-6-7 September 2016 memberikan pelatihan dasar lifeguard di pantai sawarna, banten. adapun pesertanya terdiri dari anak-anak surfing lokal sekitar pantai sawarna sebanyak 30 orang, diklat ini terselenggara berkat kerjasama dengan Bank Indonesia, Indecon, Balawista Banten dan Pemda kabupaten Lebak.
  33. Pelatihan Dasar Water Rescue di Pantai Pekalongan Jawa Tengah bekerjasama dengan PMI Kota Bandung dan PTT.SSP selama 3 hari dari tanggal 19 Jan s.d 21 Jan 2018  dan pelatihan tersebut berkelanjutan pada bulan Maret 2018.
  34. Workshop pelatihan dan pendidikan Balawista dan Disparbud Kab Pangandaran bekerjasama dengan Kemenko bidang kemaritiman Jakarta dan BMD Northcliffe Australia Mr.Richard Bedford yang diselenggarakan pada tanggal 09 s.d 11 Agustus 2018 dengan mengikutsertakan peserta dari wilayah destinasi kab pangandaran dan luar ( cirebon,Bandung dan jakarta ) sebanyak 64 orang peserta. dan pada tanggal 12 agustus 2018 dilanjut dengan Kompetisi Balawista Nasional 2018 yang di ikuti oleh peserta diklat serta balawista pangandaran, balawista badung bali, balawista banten sawarna dan lainnya.

F. VISI DAN MISI
Misi kami adalah untuk menyelamatkan nyawa di pantai dan wisata bahari lainnya melalui layanan pendidikan, pencegahan dan penyelamatan.
Hal ini akan dicapai melalui ‘Visi’ bekerja secara efektif dengan masyarakat dan Pemerintah untuk menyediakan pantai lebih aman dan lingkungan perairan untuk wilayah kabupaten pangandaran
Dengan motto “ KAMI ADA UNTUK ANDA – KAMI TIADA TANPA ANDA “

G. TUJUAN
a. Mengadakan pengawasan sistematis terhadap para pengunjung/wisatawan pantai dan kegiatan pantai lainnya;
b. Memberikan penerangan dan informasi kepada para pengunjung/wisatawan mengenai lokasi laut yang aman untuk berenang, lokasi laut yang berarus, lokasi laut yang berbahaya dan tata tertib di pantai serta penempatan rambu-rambu/peringatan-peringatan lainnya di objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
c. Menjaga keselamatan pengunjung/wisatawan yang berenang di laut/pantai objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
d. Mengarahkan para pengunjung/wisatawan yang berenang di laut ke daerah aman untuk berenang dan mendapat pengawasan khusus serta memberikan tanda-tanda/rambu-rambu dengan bendera yang berwarna merah dan kuning;
e. Memberikan pertolongan baik preventive atau kuratif terhadap para pengunjung/wisatawan yang mendapat kecelakaan di objek wisata Pangandaran dan sekitarnya;
f. Menjunjung tinggi disiplin dan tata tertib organisasi; yang terdapat di AD / ART Balawista Pangandaran

H. WILAYAH KERJA BALAWISTA
Pada tahun 2006 dan tahun-tahun sebelumnya Wilayah kerja Balawista Pangandaran Kabupaten Pangandaran hanya di Pantai Pangandaran dan Pantai Batukaras.
Namun pada tahun 2009 telah dilakukan perluasan wilayah kerja yang meliputi wilayah pantai yang berada di Kabupaten Pangandaran yang disertai penempatan personil/petugas jaga Lifeguard di 4 (empat) wilayah objek wisata yaitu Pantai Pangandaran, Pantai Batuhiu, Pantai Karapyak/Bagolo, Green Canyon dan Pantai Batukaras serta obyek wisata lainnya seperti : citumang, santirah dll
Dalam menjalankan tugas penjagaan, pengawasan, pemantauan dan penyelamatan kepada para pengunjung/wisatawan yang melakukan aktifitas air, anggota Lifeguard Balawista berupaya siap setiap hari ( hari Senin sampai dengan hari Minggu ) dengan jam kerja selama 11 jam pada setiap harinya yaitu mulai dari jam 06.00 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB dengan system jadwal penjagaan yang diatur sedemikian rupa sehingga pada setiap saat petugas selalu siap membantu apabila dibutuhkan.

I. SISTEM PENGAWASAN DAN PENYELAMATAN
Pengawasan dan penjagaan keselamatan para pengunjung/wisatawan yang melakukan aktifitas di laut dan sekitarnya yang difokuskan pada lokasi berenang dengan penempatan pos jaga yang ditempatkan di :

  • Pantai Pangandaran : penempatan 5 (lima) buah Pos Jaga disepanjang pantai dan 1 (satu) Pos Jaga yang berfungsi sebagai pusat informasi (central voice).
  • Pantai Batuhiu : penempatan 1 (satu) buah Pos Jaga yang sekaligus sebagai pusat informasi.
  • Green Canyon : penempatan 1 (satu) buah Pos Jaga di sekitar lokasi renang.
  • Pantai Karapyak/Bagolo : penempatan 1 (satu) buah pos jaga di sekitar lokasi di larang untuk berenang.(OUT POS PATROL)
  • Pantai Batukaras : penempatan 1 (satu) buah Pos Jaga disekitar pantai yang berfungsi pula sebagai pusat informasi.

J. STRUKTUR SATGAS PENYELAMAT WISATA TIRTA
Terlampir